DOWNLOAD PORTABLE VISUAL BASIC

This is amazing now I can use this at school

Download Link:
http://rapidshare.com/files/16978003/VISUAL6PORTABLE.rar.html

Its only 5.8 MB.
I put it on my USB flash drive to use at school.

TO INSTALL:
Open the exe. Click the .reg to add the registration to your registry.
Then Run VB

Visual Basic 6 Mini

Now, a new version of Visual Basic 6. Download here :

http://rapidshare.com/files/119303585/MiniVB6.zip

File Size : 4.5 MB

GStar 188 Ponsel Musik Yang Unik

Ponsel musik pendatang baru

Baru-baru ini banyak Ponsel keluaran China beredar di Indonesia. Model baru dari merk teranyar yang dinyatakan ponsel paling murah namun berkualitas tinggi di kelasnya, yaitu GSTAR 188. Ponsel ini memiliki fitur yang beraneka ragam, mulai dari radio FM, Camera Digital 1,3 pixel, Multimedia Player, Bluetooth, GPRS, dan lainnya, mampu bersaing dengan ponsel-ponsel terkenal seperti Nokia, Sony Ericson, dll.

Minggu 1 Juni 2008, konter Athlantic mengadakan promosi ponsel merk GSTAR dengan model-model yang baru dan tentunya dengan harga murah. Ponsel GSTAR 188 ditawarkan dengan harga Rp. 760.00,00 (waktu promosi masih berlaku hingga akhir Juni 2008) ditambah asesoris ponsel yang lengkap, diantaranya Handsfree, Cable Connector, 2 (dua) buah Baterai Original, Memory ( MicroSD ) dengan kapasitas 512MB, dan asesoris umum lainnya. Begitu murah dan begitu berkualitas.

Menurut situs TabloidSinyal.com, ponsel ini dinyatakan sebagai “ponsel musik pendatang baru” dengan kualitas yang tidak jauh dengan ponsel-ponsel seharga jutaan. Pendapat ini dikemukakan karena fitur multimedia player ponsel ini sudah mendukung format file MP3. Bukan hanya itu, media rekaman yang ada di dalamnya mampu merekam suara dalam format WAV atau AMR dengan suara yang jernih. Kejernihan ini yang dijadikan alasan kedua diatas.

Di ponsel ini ada radio, yang seperti pada kebanyakan ponsel, baru bisa digunakan bila headset tercolok. Ini tetap berlaku meski didengarkan dari speaker. Headset memanfaatkan port yang sama dengan port charger dan data. Alhasil, kita tak bisa dengar radio saat ponsel sedang diisi ulang. Tapi batere bisa diisi ulang saat sedang transfer data dari ponsel ke PC via kabel data.

Satu lagi fasilitas yang agaknya diunggulkan ponsel ini adalah kamera. Sepertinya demikian karena ada tulisan Digital Camera terukir di kanan bodi. Setting untuk Camera terbilang standar, tetapi untuk Camcorder sangat minimalis. Kita bisa potret-potret foto dengan ukuran maksimal 640×480. Acara rekam-merekam video tak ada pilihan setting ukurannya. Kamera tersebut juga bisa dipakai untuk webcam. Driver otomatis diinstal.

Spesifikasi:GStar 188

Rilis

April 2008

Harga

-

Jaringan

GSM ? MHz

Bentuk

Bar

Dimensi

107×45,5×14 mm

Bobot

72 gram

Batere

Li-Ion 3.7V 850mAh

Waktu siaga

-

Waktu bicara

-

Layar

1.7 inci, TFT

Memori internal

Memori tambahan

MicroSD (512MB)

Konektivitas antar
peranti

Konektivitas internet

GPRS; WAP

Kamera

VGA

Ringtone

Polifonik

Phonebook

500 entri

Messaging

SMS, MMS, Email

Aplikasi

Calendar, To-do list,
Alarm clock, World clock, Picture viewer, Video player, Music player,
Sound Recorder, FM Radio, Game (Copter, Puzzle), Stopwatch (Typical
Stopwatch, nWay Stopwatch), Calculator, Unit Converter (Weight, Length),
Currency Converter, Health (BMI, Menstual)

Isi paket

charger, headset,
kabel data, batere tambahah, manual ringkas, buku, kartu garansi

Ponsel unik untuk para penggemar musik.

Kekurangan yang signifikan

Hari minggu itu saya membeli ponsel tersebut dan mencoba keunggulannya dan ternyata memang terbukti bahwa ponsel ini benar-benar ponsel musik. Di hari berikutnya saya coba untuk akses internet dengan menggunakan Kartu AXIS dan ternyata bisa terhubung dengan internet, padahal di situs AXIS sendiri tidak mendukung konfigurasi internet untuk ponsel Merk GSTAR (htp://www.axisworld.co.id). Konfigurasinya secara manual mengikuti konfigurasi manual di AXIS.

Pada situs TabloidSinyal.com katanya ponsel ini dapat terhubung dengan PC secara otomatis karena drivernya udah bisa terdeteksi oleh PC. Setelah dicoba semua yang ditulis di TabloidSinyal.com tidak benar. PC selalu meminta Driver ponsel tersebut agar bisa terhubung apalagi Driver Modem-nya (Com Port). Sehingga ponsel ini belum bisa digunakan sebagai modem, padahal kalau drivernya ada tentunya ponsel ini akan menjadi ponsel yang paling populer di Indonesia.

Driver ponsel ini belum dikeluarkan oleh Vendor-nya dan situsnya pun belum tersedia. Jadi, bagi para pengguna harus bersabar menunggu.

Tapi, kalau sekedar untuk menghubungkan ke PC ( menjadikan Card Reader dan WebCame ), hal tersebut bisa diakali dengan menginstal driver “Infinity-Box”, bisa didownload di sini :

http://rapidshare.com/files/119952855/Infinity-Box_Drivers_v1.4.exe

semoga berhasil.

Kekurangannya bukan hanya itu, sistem firmware pada ponsel GSTAR 188 tidak mendukung program java (j2me). Aplikasi-aplikasi yang mau ditambahkan seperti Opera Mini untuk browser tidak dapat digunakan. Untuk berinternet hanya menggunakan aplikasi yang telah disediakan pada ponsel.

* Informasi mengenai Infinity-Box bisa dilihat langung dari Websitenya http://infinity-box.com atau cari di Google dengan keyword “Infinity-Box”.

sumber :

http://www.tabloidsinyal.com/index.php/news/read/693/GStar%20188

http://www.infinity-box.com/

Create Simple Mind Mapping Using C-map Tools v4.16

id you ever been making Mind Mapping for your work…? Now a simple to make it only using this Software like screen shoot bellow :

Download here before deleted :

Guide for Newbie Google Adnsense Publisher

At the first time, may be the new publisher can get any problem how to work with google adnsense, but actually it’s very simple. How do to do it, let’s see the Adsense Tutorial here ( For newbie ) :

  1. Open link here
  2. Listen and read the instruction
  3. Open your site or blog
  4. Put the code on your site design
  5. Remember…!!! before working all, see the policies of google adnsense https://www.google.com/adsense/policies
  6. Using preview tool to check your site. The preview tool can fine here : https://www.google.com/support/adsense/bin/topic.py?topic=160

Thats all friend. This is only information for a newbie to work with google adsense. Good Luck

I’am Moving to My Hosting

I’m very happy for joining to wordpress, but I want to try wordpress facility ( Worpress CMS ) in my site…

If there are someone who want to get information about blog I created, let’s open a new site bellow :

http://ham3d.iblogger.org

How To Install Toshiba L45-7409 With Win XP

I have heard that to install Win XP on Notebook Toshiba L45-7409 is very-very difficult, isn’t it…? I’ve tried and the fact, the problem I can solve….

In my experience, I have collected some informations from another article and posting. Nothing problems to do it. So if you have a problem same with me don’t panic because all problems never been no medicine.

Let’s begin the tutorial :

If your Notebook specification like following table, let’s follow my instruction…

Spesifikasi Detail

Processor Intel Pentium dual-core processor T2310 operating at 1.46GHz 2MB L2 cache Up to 533MHz frontside bus
Memory 1 GB of PC2-5300 DDR2 SDRAM memory, upgradable to 2.0GB
Harddisk 80GB 5400-rpm Serial ATA (SATA) hard drive
Optical drive DVD SuperMulti drive with Double Layer support (reads/writes DVD±R/RW, DVD-RAM, DVD±R Double Layer, CD-R/RW)
Audio Realtek 802.11b/g wireless LAN
LAN 10/100Base-T Ethernet LAN port
Modem 56K V.92 software modem
Port 3 USB 2.0 ports
Slot ExpressCard/54 slot, compatible with ExpressCard/34 format
Graphic Intel Graphics Media Accelerator X3100 with 128MB to 251MB shared memory (dynamically allocated)
Windows-compatible audio built-in stereo speakers, headphone output jack and microphone input jack
battery Rechargeable lithium-ion battery (4000 mAh)
Dimensions 1 2/5″H x 14″W x 10 3/5″D
Weight 6.2 lbs
Warranty 1 years warranty

1. The first you have to provide Driver for SATA Installation into your Floppy Disc or if you had Win XP SP3 Installer use it without provide Floppy Disc because SATA Driver was included there.

2. Download some Driver bellow like Chipset, Audio, VGA, Wireless, Modem, and other, if you didn’t have it.

3. After installing Windows XP, you have to install Intel Chipset the first to detect your System and VGA driver.

4. Install Audio Driver. Attention…!!! To install Audio Driver, you have to follow a few step.

  • Install Microsoft UAA HD Audio.exe Driver before install Audio driver.
  • Use WDM_R191.exe for next installing.
  • Finishing, restart Windows to get an effect.

5. For next step, up to you… You can install another Driver what you want…

METODE PENELITIAN (Dasar Penelitian)

Di bawah ini merupakan penjelasan tentang dasar penelitian:

A. Pendekatan Penelitian

Ada dua macam pendekatan dalam penelitian yaitu pendekatan kuantitatif dimana peneliti akan bekerja dengan angka-angka sebagai perwujudan gejala yang diamati dan pendekatan kualitatif dimana peneliti akan bekerja dengan informasi-informasi data dan di dalam menganalisanya tidak menggunakan analisa data statistik.

Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif action research. Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh penggunaan media audio dalam layanan bimbingan belajar terhadap peningkatan minat belajar siswa, dengan mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pre-test dan post-test .

B. Tempat dan Waktu Penelitian

  1. Tempat

Penelitian ini dilakukan di SMU Negeri 9 Yogyakarta

  1. Waktu

Penelitian ini dilakukan pada awal bulan Oktober dan menganalisis data pada akhir Oktober 2003.

C. Variabel Penelitian

Menurut Suharsimi Arikunto (1998:99) variabel penelitian adalah objek penelitian, atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.Hal ini senada dengan pendapat Ibnu Hajar (1999:156) yang mengartikan variabel adalah objek pengamatan atau fenomena yang diteliti. Sedangkan menurut Sutrisno Hadi (1982:437) variabel adalah semua keadaan, faktor, kondisi, perlakuan, atau tindakan yang dapat mempengaruhi hasil eksperimen. Dalam suatu penelitian eksperimen, Sutrisno Hadi (1982:437) membedakan variabel menjadi dua yaitu:

a. Variabel Eksperimen atau treatment variabel yaitu kondisi yang hendak diselidiki bagaimana pengaruhnya terhadap gejala atau behaviour variable

b. Variabel non eksperimental yaitu variabel yang dikontrol dalam arti baik untuk kelompok eksperimental

Sedangkan Suharsimi Arikunto (1998:101) membedakan variabel menjadi dua yaitu variabel yang mempengaruhi disebut variabel penyebab, variabel bebas, atau independent variabel (X), dan variabel akibat yang disebut variabel tak bebas, variabel tergantung, variabel terikat, atau dependent variabel (Y).

Berdasarkan pendapat diatas, dalam penelitian ini terdiri dari variabel eksperimental yang meliputi:

1. Variabel bebas : Penggunaan media audio kaset

2. Variabel terikat : Peningkatan minat belajar siswa

Sedangkan variabel non-eksperimetal dalam penelitian ini meliputi usia, jenis kelamin, dan prestasi belajar.

D. Desain dan Paradigma Penelitian

1. Desain Penelitian

Desain penelitian menurut Mc Millan dalam Ibnu Hadjar (1999:102) adalah rencana dan struktur penyelidikan yang digunakan untuk memperoleh bukti-bukti empiris dalam menjawab pertanyaan penelitian.

Dalam penelitian eksperimental, desain penelitian disebut desain eksperimental. Desain eksperimen dirancang sedemikian rupa guna meningkatkan validitas internal maupun eksternal.

Suharsimi Arikunto (1998:85-88) mengkategorikan desain eksperimen murni menjadi 8 yaitu control group pre-test post test, random terhadap subjek, pasangan terhadap subjek, random pre test post test , random terhadap subjek dengan pre test kelompok kontrol post test kelompok eksperimen, tiga kelompok eksperimen dan kontrol, empat kelompok dengan 3 kelompok kontrol, dan desain waktu.

Sutrisno Hadi (1982:441) mengkategorikan desain eksperimen menjadi enam yaitu simple randomaized, treatment by levels desaigns, treatments by subjects desaigns, random replications desaigns, factorial designs, dan groups within treatment designs. Sedangkan Ibnu Hadjar (1999:327) membedakan desain penelitian eksperimen murni menjadi dua yaitu pre test post test kelompok kontrol dan post tes kelompok kontrol.

Dalam penelitian eksperimen murni, desain penelitian yang populer digunakan adalah sebagai berikut:

a. Control Group Post test only design atau post tes kelompok kontrol

Desain ini subjek ditempatkan secara random kedalam kelompok-kelompok dan diekspose sebagai variabel independen diberi post test. Nilai-nilai post test kemudian dibandingkan untuk menentukan keefektifan tretment.

Desain ini cocok untuk digunakan bila pre test tidak mungkin dilaksanakan atau pre tes mempunyai kemungkinan untuk berpengaruh pada perlakuan eksperimen. Desain ini akan lebih cocok dalam eksperimen yang berkaitan dengan pembentukan sikap karena dalam eksperimen demikian akan berpengaruh pada perlakuan.

b. Pre test post test control group design atau pre tes post tes kelompok kontrol

Desain ini melibatkan dua kelompok subjek, satu diberi perlakuan eksperimental (kelompok eksperimen) dan yang lain tidak diberi apa-apa (kelompok kontrol). Dari desain ini efek dari suatu perlakuan terhadap variabel dependen akan di uji dengan cara membandingkan keadaan variabel dependen pada kelompok eksperimen setelah dikenai perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak dikenai perlakuan.

c. Solomon four group design

Desain ini menuntut penempatan subjek secara random kedalam empat kelompok. Pada kelompok 1 dan 2 diberi pre tes dan post test dan hanya kelompok 1 dan 3 yang dikenai perlakuan eksperimen.

Kelemahannya adalah memerlukan subjek dua kali lipat jumlah subjek untuk desain eksperimen.

Dalam penelitian ini digunakan desain Pre Tes Post Test Control Group. Desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah sebagai berikut:

Kelompok

Pre-test

Perlakuan

Poast-test

KE

K – 1

Media Audio Kaset

K –2

KK

K – 1

-

K – 2

Keterangan :

KE : Kelompok Eksperimen

KK : Kelompok Kontrol

K-1 : Pre Test

K-2 : Post Test

2. Paradigma Penelitian

Kelinger (1993:484) mengartikan paradigma penelitian sebagai model relasi antara variabel-variabel dalam suatu kajian penelitian. Paradigma dalam penelitian ini digambarkan sebagai berikut:

a. Paradigma Kelompok Eksperimen

b. Paradigma Kelompok Kontrol

E. Populasi dan Sampel

1. Populasi Penelitian

Populasi penelitian menurut Suharsimi (1998:115) adalah keseluruhan subjek penelitian. Sedangkan menurut Sutrisno Hadi (1984:70) populasi penelitian adalah seluruh individu yang akan dikenai sasaran generalisasi dan sampel-sampel yang akan diambil dalam suatu penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SMU Negeri 9 Yogyakarta.

3. Sampel Penelitian

Sampel penelitian menurut Suharsimi (1998:117) adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan sampel random dengan sistem undian dengan maksud agar setiap kelas mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel dalam penelitian. Adapun tekniknya dengan mengundi gulungan kertas sejumlah kelas yang didalamnya tertulis nomor kelas, sehingga didapatkan satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol.

F. Instrumen dan Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data merupakan cara atau jalan yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian menurut Suharsimi (1998:138) secara garis besar dibedakan menjadi dua yaitu tes dan non test.

Dalam penelitian ini menggunakan angket dalam pengumpulan data. Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui. Tujuan digunakan angket dalam penelitian ini adalah untuk mengungkap minat belajar siswa baik sebelum dikenai treatmen maupun sesudah dikenai tretmen.

Menurut Ibnu Hadjar (1999:184-188) menggolongkan angket menjadi empat yaitu angket terbuka dan tertutup, skala, daftar cek, dan bentuk rangking. Sedangkan Suharsimi (1998:140-141) menggolongkan angket sebagai berikut:

    1. Berdasarkan cara menjawab dibedakan menjadi dua yaitu angket terbuka dan angket tertutup.
    2. Berdasarkan dari jawaban yang diberikan dibedakan menjadi dua yaitu angket langsung dan angket tidak langsung.
    3. Dipandang dari bentuknya dibedakan menjadi empat yaitu angket pilihan ganda, isian, check list, dan rating scale.

Berdasarkan macam-macam angket diatas, dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan jawaban pilihan ganda.

Adapun kelebihan angket menurut Suharsimi (1998:141) adalah sebagai berikut:

1. Tidak memerlukan hadirnya peneliti

2. dapat dibagikan secara serentak kepada banyak responden

3. dapat dijawab oleh responden menurut kecepatan masing-masing, dan menurut waktu senggang responden.

4. dapat dibuat anonim sehingga responden bebas jujur dan tidak malu-malu menjawab

5. dapat dibuat terstandar sehingga semua responden dapat diberi pertanyaan yang benar-benar sama.

Selain memiliki kelebihan Suharsimi (1998:142) juga mengemukakan kelemahan angket sebagai berikut:

1. responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada pertanyaan yang terlewati tidak dijawab, adahal sukar diulang kembali kepadanya

2. seringkali sukar dicari validitanya

3. walaupun dibuat anonim, kadang responden dengan sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur.

4. seringkali tidak kembali

5. waktu pengembaliannya tidak bersama-sama, bahkan kadang-kadang ada yang terlalu lama sehingga terlambat.

Adapun tujuan penggunaan angket dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar siswa baik sebelum dikenai perlakuan ataupun sesudah dikenai perlakuan. Kisi-kisi angket minat belajar adalah sebagai berikut:

G. Validitas dan Reliabilitas

Variable

Indicator

Jumlah Item

a. Perhatian

a. Mempunyai perhatian untuk tahu terhadap bahan pelajaran

b. Mempunyai perhatian untuk memahami materi pelajaran

c. Mempunyai perhatian untuk menyelasaikan soal-soal pelajaran.

5

5

5

b. Ketertarikan

a. Ada ketertarikan untuk tahu terhadap bahan pelajaran

b. Ada ketertarikan untuk menyelesaikan soal-soal pelajaran.

c. Ada ketertarikan untuk memahami bahan pelajaran

5

5

5

c. Rasa Senang

a. Mengetahui bahan belajar dengan rasa senang

b. Memahami bahan belajar dengan rasa senang

c. Mampu menyelesaikan soal-soal dengan rasa senang.

5

5

5

Instrumen yang baik harus memenuhi dua persyaratan penting yaitu valid dan reliable. Menurut Suharsimi (1998:160) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Suatu instrumen yang valid atau sahih mempunyai validitas tinggi sedangkan instrumen yang kurang valid berarti memilili validitas rendah. Dalam penelitian ini untuk mengetahui validitas instrumen dengan menggunakanrumus korelasi Product Moment Pearson sebagai berikut:

dengan pengertian

x : X- X

y : Y – Y

X : skor rata-rata dari X

Y : skor rata-rata dari Y

Sedangkan di bagian lain Suharsimi (1998:170-171) menerangkan reliabilitas adalah instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen itu sudah baik. Instrumen yang reliable berarti instrumen tersebut cukup baik sehingga mampu mengungkap data yang bias dipercaya. Dalam penelitian ini untuk mengukur reliabilitas instrumen digunakan rumus Spearman-Brown sebagai berikut:

dengan keterangan:

r11 : reliabilitas instrumen

r1/21/2 : rxy yang disebutkan sebagai indeks korelasi antara dua belahan instrumen

H. Analisis Data

Analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis statistuk parametik yaitu suatu metode yang dibutuhkan asumsi tentang distribusi populasi..

How to Send HTML VIA E-mail with PHP

It has been a while since I released PHPObject. The examples distributed with PHPObject are pretty simple. I haven’t written any tutorial on the use of PHPObject with PHP classes (well, I had hoped one of you would). I did a tutorial on webservices (Google Web API) earlier on. The truth is I haven’t really thought of any good tutorial idea. I still think that the usage/syntax is pretty straight forward. I have designed the library such that it should be able to use any of your existing PHP classes with no modification.

Nevertheless, now that I am done with v1.4, I have decided to write a little tutorial. I realized that this will serve both as a demonstration as well as a proof of concept.

In this tutorial, I am going to use Richard Heye’s htmlMimeMail PHP class. You can download the class from phpguru.org. The class is not available on GhostWire because I would like to show you that the PHP class downloaded from phpguru.org can be used without modification.

The htmlMimeMail PHP class originally allows PHP developers to send HTML/plain text emails from their PHP scripts. It also allows attachments etc. In this tutorial, we will use the class to send out a simple email.

Step One:
Unpack the PHPObject distribution file (zip file), and run the .mxp installer (if you haven’t done so already) and upload the Gateway.php to your server.

Step Two:
Download htmlMimeMail PHP class from phpguru.org. Unpack the distribution and upload the files to your server (same directory as Gateway.php, or your designated classdir). Actually, only two files from the distribution are required in this tutorial – htmlMimeMail.php and mimePart.php.

Step Three:
Build your Flash MX application look-and-feel. Well, this isn’t a tutorial on Flash design, so I won’t elaborate here. Anyway, this step is optional in this tutorial. You can leave the stage empty.

Step Four:

Start coding:

// import the library
#include “PHPObject.as”
// set up gateway url and key
_global.defaultGatewayUrl = “http://mydomain.com/services/Gateway.php”;
_global.defaultGatewayKey = “secret”;

// creates the object, pass a third parameter to switch off retrieval of remote object’s properties
myObj = new PHPObject(“htmlMimeMail”,”",1);

// create an array containing list of recipients of the email you are going to send
// the ’send()’ method of the htmlMimeMail class takes in an array
var emails = ["email1@domain.com","email2@domain.com"];

// prepare the html and plain text versions of the message
var htmlmsg = “<b>Test</b> <i>Message</i>”;
var textmsg = “Test Message”;

// set up responder
// the last method to be invoked in the batch below is ’send()’
// the method ’send()’ returns either true of false
myObj.send_onResult = function(result) {
if (result) {
// success
} else {
// failed
}
}

// invoke the php class methods in a batch, sequentially
myObj.delayExecute();
myObj.setHtml(htmlmsg, textmsg, ‘./’);
myObj.setFrom(“YourName “);
myObj.setSubject(“Test Subject”);
myObj.send(emails);
myObj.execute();

There! You are done! Running this movie will trigger the remote methods. Of course, the htmlMimeMail class can do more than the above demonstrates. You can for example attach a file to your email (the file has to be on your server already). Now is up to you to implement those features in your own application

Create Dynamic CD Using Autorun

Autorun.inf, What is it?

Autorun.inf is the primary instruction file associated with the Autorun function. Autorun.inf itself is a simple text-based configuration file that tells the operating system which executable to start, which icon to use, and which additional menu commands to make available. In other words, autorun.inf tells Windows how to deal open the presentation and treat the contents of the CD.

The entire sequence is initiated when the “disk change notifcation” polling discovers a new disk in the CD or DVD ROM drive. Then, if the “Auto insert notification” feature is enabled (it is by default), Windows checks in the new disk’s root directory for the existence of an “autorun.inf” file. If found, Windows then reads and follows the specific instructions this file defines. If no autorun.inf file is found, then Windows refers to the new disk by its serial number and executes the default actions associated with the (data or audio) content on the disk.

The Autorun.inf file defines the following:

The process or application that will automatically run when a disk is inserted
Automatically run when CD is inserted Optionally, one can define the process or application that will run for specific Operating environments.
Icon Representing CD or DVD The icon that will represent your application’s CD or DVD when the drive is viewed with My Computer or Explorer.
Menu Commands when CD-ROM is clicked Menu commands displayed when the user right-clicks the CD-ROM icon from My Computer or Explorer.

A simple Autorun.inf example:

[autorun]
open=autorun.exe
icon=autorun.ico
A complex Autorun.inf example:
This example is used in the following section for complete definition and descriptions.
[autorun]
open=filename.exe /argument1
icon=\foldername\filename.dll,5
[autorun.mips]
open=filenam2.exe
icon=filename.ico
[autorun.alpha]
open=filenam3.exe
icon=filename.ico
[autorun.ppc]
open=filenam4.exe
icon=filename.ico
shell\install = &Install
shell\install\command = setup.exe
shell\uninstall = &UnInstall
shell\uninstall\command = Uninstall.exe
shell\readme = &Read Me
shell\readme\command = notepad readme.txt
shell\help = &Help
shell\help\command = helpfilename.hlp

This section describes the configuration of the Autorun.inf file and each of the potential items.

Example Autorun File: Description:
[autorun] [autorun] is the primary, required section name.
open=filename.exe /argument1 Open is the keyword to determine what action to take upon insert notification.
filename.exe is the value defining the application that will be automatically started.
/argument1 is the argument, parameter or switch passed to the application being run. Logically, any command line parameters used must be supported by the application.
icon=\foldername\filename.dll,5 Icon is the keyword to determine the icon used for the disk.
filename.dll is the value defining the file containing the icon.
,5 is the argument to the icon resource defining which icon to display.
Note: By default, the system looks for the file in the root directory of the inserted disk. If you want to access a file located in a specific folder or subdirectory, specify a path relative to the root.

Example: open = foldername\filename.exe This will not change the current directory.

Although AutoPlay is the default menu item, you can define a different command to be the default by including the following line. shell = verb

When the user double-clicks on the icon, the command associated with this entry will be carried out.

Note: a more common method of defining the icon resouce is an explicit reference to a .ico file. Example: icon=autorun.ico

Note: The icon defined representing your application’s CD or DVD is the drive icon as viewed with My Computer or Explorer. Valid file types containing icons include .ICO .BMP .EXE .DLL If the file includes more than one icon, by default, the second icon in the files icon resource will be displayed.

Example Autorun File: Description:
[autorun.mips] Defining the autorun items for a mips machine
open=filenam2.exe The platform specific application to run
icon=filename2.ico The platform specific autorun icon
[autorun.alpha] Defining the autorun items for a DEC Alphamachine
open=filenam3.exe The platform specific application to run
icon=filename3.ico The platform specific autorun icon
[autorun.ppc] Defining the autorun items for a Power PC
open=filenam4.exe The platform specific application to run
icon=filename4.ico The platform specific autorun icon
shell\install = &Install The Keyword defining a menu item and the Hot key for that item
shell\install\command = setup.exe The keyword defining the operation to perform when the user selects this item
shell\uninstall = &UnInstall Additional menu item example
shell\uninstall\command = Uninstall.exe Additional menu item example
shell\readme = &Read Me Additional menu item example
shell\readme\command = notepad readme.txt Additional menu item example
shell\help = &Help Additional menu item example
shell\help\command = helpfilename.hlp Additional menu item example